Gambar & Profil D’Masiv

Profil Dan Biografi Band D’Masiv

Lima pemuda ganteng ini berkumpul bersama dan membentuk band yang diberi nama D’Masiv. Band yang berasal dari Jakarta ini mengikuti aliran pop. Meski pada saat ini para sahabat muda lebih suka dengan jenis musik rok Jepang atau Korea, namun sesuai namanya grup band ini tetap eksis dengan aliran musiknya. Bahkan karena kekreativitasannya mereka dalam berkarya, D’Masiv bisa berada pada level yang sama dengan band-band papan atas lain seperti Ungu, Nidji, Noah dan band lain yang sekelas dengannya.


D’Masiv
Foto D’Masiv

Dengan Ryan sebagai vokal, Dwiki sebagai gitaris, Damar memegang gitar juga, Rayyi pada bassis dan Wahyu memainkan Drum, mereka mampu memegang panggung hingga para masivers serasa terbakar oleh lagu-lagu mereka. Bahkan ketika D’Masiv menyanyikan beberapa lagu melownya, segerombolan cewek sontak berteriak “Ryan!” dengan air mata membanjiri pipi dan hati serasa leleh karena suasana haru yang menyayat-nyayat. Harus diakui, bahwa karya anak muda yang pernah menolak saat Ahmad Dhani ingin merekrutnya ini memang memiliki ruh yang kuat disetiap lagunya.
Sudah bukan rahasia lagi, bahwa naiknya D’Masiv ke atas panggung dunia musik tak lepas dari keberhasilannya memenangkan kompetisi musik A Mild live Wanted pada tahun 2007. Album “Perubahan” adalah album pertama yang berhasil mereka rilis pada tahun 2008 dengan lagu andalan mereka yang berhasil memikat hati para pemuda Indonesia “Cinta Ini Membunuhku”. Saking boomingnya, lagu ini mendapatkan posisi tangga lagu teratas di beberapa radio bergengsi seperti 99rs. Ardan dan Swara Teknika FM.

Mereka memberikan nama untuk para penggemarnya, Masiver pada akhir tahun 2008. Munculnya album perubahan ini benar-benar membuat band mereka berubah. Dari yang bukan apa-apa menjadi raja. Album perubahan mendapatkan penghargaan Double Platinum RBT Award. D’Masiv benar-benar menemui puncak karir begitu melangkah. Merak langsung mendapatkan sambutan hangat dari para pecinta musik Indonesia. Kualitas musik sebelum D’Masiv muncul bisa dikatakan sangat lesu, tentu saja hal ini dipengaruhi oleh jenis Musik yang kurang diminati oleh para penikmat musik kala itu.

Namun, saat para masivers masih terlelap dalam buaian lagu-lagu karya D’Masiv, muncullah kontroversi tentang lagu-lagu yang menjadi andalan ini. Pasalnya, lagu andalan mereka sangat mirip dengan lagu-lagu band luar negeri seperti Lifehouse, Muse, dan Incubus. Tidak hanya itu, bahkan sampulnya juga dinilai sangat mirip dengan sampul album Aerosmith. D’Masiv dinilai sebagai band plagiator, yang hanya bisa menjiplak karya orang lain. Mereka dianggap tidak punya hasil karya, meskipun kenyataannya, rata-rata anak muda Indonesia menyukai lagu yang dianggap plagiat itu.

Galeri Foto D’Masiv

Foto D’Masiv jaman dulu
Foto Grup band D’Masiv di awal karir.

D’Masiv A-Mild LIVE WANTED
Gambar Poster D’Masiv band.

Gambar D’Masiv
Gambar D’Masiv jadul.

Personil D’Masiv
Foto personil D’Masiv.

The Masive
Foto D’Masiv terbaru.

D’Masiv mengaku kehadiran para Masiver’s sangat penting karena tanpa mereka D’Masiv tak akan sebesar ini. Bahkan karena mereka dianggap begitu penting, D’Masiv pernah memberikan ongkos pada Masiver, ini cukup membuktikan betapa mereka saling membutuhkan dan saling menghargai satu sama lain. Karena kecintaannya pada anak-anak, salah satu personael dari D’Masiv ingin membuat lagu untuk mereka, hal ini terinspirasi oleh band bersaudara KoesPlus yang cukup legendaris. Band yang pernah beberapa kali meraih penghargaan ini mengaku prihatin dengan keadaan anak bangsa yang tak punya lagu sendiri sehingga harus menyanyikan lagu yang tak sesuai dengan umur mereka. Dituturkan oleh grup band yang selalu berdandan dengan kostum semi resmi ini bahwa pada albumnya yang keempat ini semua lagunya bagus, sehingga mereka bingung menentukan singlenya.

KUMPULAN GAMBAR LAINNYA: